Ditulis oleh Humas dan Protokol    Selasa, 13 November 2012 10:57    Cetak
SERATUS KALI DONOR DARAH, SUMANTRI SIAP BANTU PMI

HUMAS-PABELAN : Tidak ada yang berubah dari ekspresi raut muka Sumantri Bambang Widodo (61) saat menerima piagam penghargaan dari Bupati Semarang H Mundjirin pada upacara Hari Kesehatan Nasional (HKN). Baginya, penghargaan atas jasanya sebagai pendonor darah sebanyak seratus kali bukanlah tujuan. “Pengalaman masa kecil saat menyaksikan ibu kandung saya nyaris meninggal dunia karena kesulitan mendapatkan darah donor meneguhkan keikhlasan saya  untuk terus berdonor,” tegasnya saat ditemui usai upacara yang dilaksanakan di lapangan Desa Sumberejo Pabelan, Selasa (13/11) pagi.

Pria pensiunan PNS yang akrab dipanggil Pak Bambang ini mengaku mulai menjadi pendonor darah sukarela sejak tahun 1976. Ketika itu dia masih kuliah di UGM dan aktif berlatih olah raga beladiri kempo. Memori masa kecil yang sangat membekas dan keikhlasan untuk membantu sesama membuat mantan Kepala Dinas Pertanian Wonosobo tahun 1993-1999 ini langsung mendaftar jadi pendonor saat ada sosialisasi dari PMI Yogyakarta.
Ada pengalaman menarik ketika Sumantri Bambang bertugas di kota dingin Wonosobo. Saat ada rapat dinas pertanian yang mengumpulkan banyak orang, dia mengundang PMI setempat untuk bersosialisasi sekaligus membuka layanan donor darah. Hasilnya, “Dalam sekali kesempatan itu, ada 32 orang yang langsung menjadi pendonor. Sangat menggembirakan jika melihat ada banyak orang yang mau berdonor darah,” kata pria yang tinggal di Jalan Parasamya VII/30 Perumda Gedanganak Ungaran ini sambil tersenyum.
Kebiasaan mendonorkan darah itu ternyata juga diikuti oleh anaknya yang juga alumnus UGM Yogyakarta. Selain itu dua orang saudaranya juga menjadi pendonor rutin.
Sumantri Bambang berharap kebiasaan donor darah ini terus disosialisasikan terutama kepada generasi muda. Menurutnya, generasi muda sangat baik memulai jadi pendonor darah  pada usia 17 tahun. Ditegaskan, dirinya dan para pendonor darah yang telah puluhan kali menyumbangkan darahnya siap membantu PMI untuk melakukan sosialisasi itu. “Kami siap menjadi narasumber untuk menceritakan pengalaman dan keuntungan menjadi pendonor darah,” ujar anggota Fokuswanda (Forum Komunikasi Sukarelawan Darah) yang mewadahi pendonor darah 75 kali keatas di seluruh tanah air.
Dalam waktu dekat, Sumantri Bambang Widodo juga  akan diundang ke Istana Negara untuk menerima penghargaan dari Presiden RI untuk kiprahnya sebagai pendonor darah seratus kali.(*/junaedi)