Rabu, 24 Juli 2019

LINK EKSTERNAL

jateng

bko


epju

Ditulis oleh DISKOMINFO KAB SEMARANG    Kamis, 11 Juli 2019 13:58    PDF Cetak Surel
KAMPUNG KB DADIREJO GALAKKAN USAHA EKONOMI

DISKOMINFO-TUNTANG : Peresmian Kampung KB “Dadirejo” Dusun Candi Tengah Desa Candirejo Tuntang Kabupaten Semarang diwarnai tekad bulat segenap warga untuk meningkatkan kesejahteraan bersama. Kepala Desa Candirejo, Tri Gunawan Setyadi yang juga pembina Kampung KB Dadirejo mengatakan tak hanya program keluarga berencana (KB) saja yang menjadi perhatian pengelola. Namun juga berbagai program pemberdayan masyarakat lewat usaha ekonomi produktif. “Kami berharap seluruh warga bisa lebih sejahtera dengan penegasan pelaksanaan progam kependudukan, KB dan pembangunan keluarga di Kampung KB,” katanya usai peresmian Kampung KB “Dadirejo”, Kamis (11/7) siang.

Peresmian dilakukan oleh Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha ditandai dengan pemukulan gong. Ikut menyaksikan Camat Tuntang Lalu M Maladi, Forkompimcam dan seratusan warga setempat.
Dijelaskan lebih lanjut oleh Gunawan, beberapa warga telah memiliki ketrampilan membuat produk kudapan khas. Seperti olahan ikan rawa aneka rasa yang bahan dasarnya diperoleh dari Rawa Pening yang letaknya dekat Desa Candirejo. Para pengurus Kampung KB “Dadirejo” akan terus melatih warga untuk bisa berwirausaha dengan memanfaatkan bahan lokal.
Terkait partisipasi warga  mengikuti program KB, ada 755 peserta KB dari total 1.109 pasangan usia subur (PUS). Diakuinya, prosentase kepesertaan program KB itu masih terhitung rendah. Pihak pengelola kampung KB. Katanya, akan terus mengintensifkan sosialisasi pentingnya program KB untuk meningkatkan angka kepesertaan.
Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha usai peresmian mengatakan prioritas program di Kampung KB adalah meningkatkan kesejahteraan warga. Sehingga tingkat kemiskinan warga akan menurun. “Selain program KB, prioritas lainnya adalah peningkatan usaha ekonomi produktif. Tidak hanya itu, pelayanan kesehatan termasuk bagi warga lanjut usia jug harus menjadi perhatian para pengelola Kampung KB,” terangnya.
Wabup mengharapkan ada dukungan pendanaan yang memadai dari pemerintah desa untuk mengintensifkan berbagai program pembangunan kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Salah satunya alokasi dari dana desa yang dapat digunakan untuk pembangunan fisik maupun non fisik.
Sementara itu Camat Tuntang Lalu M Maladi menjelaskan saat ini ada empat Kampung KB di wilayahnya. Sebelum Kampung KB di Candirejo, juga telah diresmikan di Desa Ngajaran, Rowosari dan Kalibeji. “Harapannya akan disusul desa lain agar pembangunan KB dan pemberdayaan keluarga dapat dilaksanakan serentak dan membawa hasil yang lebih baik,” pungkasnya.(*/junaedi)

 
 

Berita dan Artikel

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com