Jumat, 14 Desember 2018
Ditulis oleh DISKOMINFO KAB SEMARANG    Kamis, 02 Agustus 2018 11:40    PDF Cetak Surel
JAMINAN SOSIAL TINGKATKAN PRODUKTIFITAS PEKERJA

DISKOMINFO-BERGAS : Bupati Semarang H Mundjirin mengingatkan para pengusaha dan pelaku pemberi upah di Kabupaten Semarang untuk memberikan jaminan sosial. Caranya dengan mengikutsertakan mereka ke dalam program jaminan sosial yang diampu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. “Jika para pekerja sudah terjamin kesehatan dan kesejahteraannya melalui program jaminan sosial, mereka akan bekerja dengan tenang. Sehingga produktifitasnya akan meningkat dan para pengusaha tentunya juga akan senang,” kata Bupati saat menghadiri forum diskusi yang diselenggarakan BPJS ketenagakerjaan Cabang Ungaran di The Wujil, Bergas, Kamis (2/8) siang.

Menurut Bupati, guna menumbuhkan kesadaran para pengusaha itu maka pihak BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ungaran juga harus aktif melakukan sosialisasi. Sehingga manfaat dan dampak luas dari penyelenggaraan jaminan sosial tenaga kerja itu dapat diketahui oleh para pengusaha. Kesadaran akan pentingnya jaminan sosial tenaga kerja itu nantinya akan dapat mengubah citra negatif jaminan sosial yang seolah menjadi beban pengusaha.
Tak hanya pekerja swasta, lanjut Bupati, Pemkab Semarang juga mendorong aparatur non PNS untuk ikut serta dalam jaminan sosial tenaga kerja “Pemkab Semarang pun sudah menjalin kerja sama dengan BPJS ketenagakerjaan untuk memberikan jaminan sosial kepada perangkat desa. Dari 208 desa yang ada, tinggal delapan desa yang belum mengikutkan perangkatnya dalam jaminan sosial tenaga kerja,” ungkapnya.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ungaran, Budi Santosa yang hadir pada acara itu menjelaskan sampai dengan akhir semester I tahun 2018, sebanyak 2.223 badan usaha di Kabupaten Semarang dan Salatiga telah mengikutkan pekerjanya di program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. Sedangkan jumlah tenaga kerja yang menjadi peserta sebanyak 169.993 terdiri dari 142.485 tenaga kerja penerima upah, 14.149 tegana kerja bukan penerima upah dan 13.359 tenaga kerja jasa konstruksi.
Sampai dengan akhir Juni 2018 ini, lanjutnya, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ungaran telah membayarkan klaim jaminan hari tua senilai Rp 46,3 miliar untuk 6.039 kasus, klaim jaminan kematian  sebesar Rp 2,4 miliar untuk 88 kasus dan klaim jaminan kecelakaan kerja sebesar Rp 2,01 miliar untuk 586 kasus. Selain itu juga telah dibayarkan jaminan pensiun senilai Rp 283 juta.
Pada kesempatan itu pula, Bupati H Mundjirin menyerahkan klaim jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja  dan santuan kematian kepada dua orang ahli waris. Selain itu juga diserahkan penghargaan kepada tiga perusahaan pengguna pusat layanan kecelakaan kerja (PLKK) tertinggi.(*/junaedi)

 
 

Berita dan Artikel

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

LINK EKSTERNAL

jateng

bko


epju