Jumat, 24 November 2017
Ditulis oleh DISKOMINFO KAB SEMARANG    Senin, 17 Juli 2017 15:17    PDF Cetak Surel
PEMBANGUNAN PASAR BARU DI BANDUNGAN JADI PRIORITAS

DISKOMINFO-BANDUNGAN : Penataan kawasan wisata Bandungan menjadi salah satu pusat perhatian Pemkab Semarang guna menciptakan situasi dan kondisi yang aman dan nyaman. Sebab selama ini kawasan Bandungan terutama di seputaran Pasar Bandungan dianggap sudah sangat semrawut dan mengurangi kenyamanan para wisatawan yang berkunjung.
Pada tahun 2017 ini, diprioritaskan pembebasan lahan yang akan digunakan untuk membangun pasar baru sebagai pengganti pasar Bandungan lama. “Pengadaan tanah untuk keperluan pembangunan pasar tahun ini targetnya harus sudah selesai. Sedangkan pembangunan fisik pasar ditargetkan mulai tahun 2018,” terang Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Daerah (Barenlitbangda) Anang Dwinanta usai mendampingi Bupati Semarang meninjau dua lokasi yang masuk dalam kajian sebagai calon lokasi pembangunan Pasar dan Kantor Kecamatan Bandungan, Senin (17/7) siang.

Hadir pada kegiatan itu Sekretaris Daerah Gunawan Wibisono, Kepala DPU Totit Oktoriyanto, Camat Bandungan Nanang Septyanto, Lurah Bandungan Adhiarso dan pejabat terkait lainnya.
Bupati H Mundjirin dan rombongan meninjau dua lokasi yang dinilai cocok untuk pembangunan pasar dan Kantor Kecamatan Bandungan. Lokasi pertama berada di Kelurahan Bandungan dan yang kedua berada di Desa Jetis Kecamatan Bandungan. Beberapa kali Bupati meminta para pejabat terkait untuk mempercepat proses pengadaan tanah agar dapat segera selesai tahun ini. “Sampaikan kepada para pemilik tanah agar memiliki kesadaran bahwa pengadaan tanah ini untuk kepentingan pembangunan daerah,” katanya  kepada Lurah Bandungan Adiarso. Bupati juga menambahkan, selain kesesuaian harga tanah pengganti dengan anggaran yang telah ditetapkan, Pemkab Semarang juga memperhatikan lokasi tanah yang strategis. Sehingga akan memudahkan masyarakat termasuk para pedagang pasar dalam beraktifitas nantinya.
Ditambahkan oleh Anang, sesuai rencana yang telah disusun, pembangunan pasar Bandungan yang baru akan menjadi prioritas pertama. Setelah pasar lama pindah ke lokasi yang baru, akan dibangun ruang terbuka hijau di bekas lokasi pasar lama.
Menurutnya, program penataan kawasan Bandungan ini bukan proyek strategis nasional yang bisa menempuh konsinyasi. Jadi tetap harus ada kesepakatan harga tanah antara Pemkab Semarang dan pemilik tanah. “Dua lokasi tanah yang tadi ditinjau masih dalam pengamatan. Jika harganya tidak realistis dan tidak sesuai dengan taksiran maksimum tim appraisal, kita cari lokasi lain yang harganya cocok,” tegasnya. (*/junaedi)

 
 

Berita dan Artikel

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

LINK EKSTERNAL

jateng

bko


epju