Jumat, 24 November 2017
Ditulis oleh DISKOMINFO KAB SEMARANG    Selasa, 20 Juni 2017 23:03    PDF Cetak Surel
PEMUDIK DIPASTIKAN NYAMAN LEWATI KABUPATEN SEMARANG

DISKOMINFO-BAWEN : Bupati Semarang H Mundjirin memastikan para pemudik yang akan melewati wilayah Kabupaten Semarang akan nyaman saat perjalanan. Pasalnya berbagai fasilitas kesehatan telah disiapkan sebagai langkah antisipasi jika dibutuhkan. Selain itu Pemkab Semarang juga terus melakukan koordinasi dengan Polres Semarang dan instansi terkait menyiapkan berbagai pelayanan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik. “Kita ingin kegiatan mudik dan nantinya arus balik yang melewati Kabupaten Semarang dapat berjalan baik dan lancar. Koordinasi dengan aparat Polres Semarang tela dilakukan untuk mengatur lalu lintas agar lancar dan terjaga situasi keamanan dan keselamatan,” kata Bupati disela-sela meninjau posko terpadu di Terminal Bawen, Selasa (20/6) sore.

Pada peninjauan itu, Bupati H Mundjirin didampingi Wakil Bupati Ngesti Nugraha, Kapolres Semarang AKBP V Thirdy Hadmiarso, Sekretaris Daerah Gunawan Wibisono, Kepala Dinas Perhubungan Prayitno Sudaryanto, Kepala Dinas Kominfo Sunarto dan pejabat lainnya.
Sebelumnya, rombongan juga melakukan pantauan harga-harga kebutuhan pokok di Pasar Bandarjo Ungaran dan Pasar Karangjati. Selain itu juga meninjau kesiapan personel Puskesmas Bergas yang terletak di tepi jalan utama Semarang-Solo dan Pos Pelayanan Polres Semarang di exit tol Bawen serta rest area KM 49 di dekat exit tol Tingkir.
Kepala Dinas Kesehatan dr Ani Rahardjo MPPM usai peninjauan menjelaskan seluruh Puskesmas telah melakukan persiapan menghadapi arus mudik sejak H-7. Sebanyak 12 Puskesmas Rawat Inap tetap siap memberikan pelayanan 24 jam. Sedangkan 14 Puskesmas non rawat inap juga telah menyiapkan tenaga medis, para medis dan pengemudi ambulans. Total jumlah ambulans yang bersiaga sebanyak 38 unit. “Seluruh puskesmas telah disiapkan sejak H -7, terutama yang berada di dekat jalan utama yang akan dilalui pemudik. Kebutuhan obat-obatan juga telah ditambahkan dan siap jika dibutuhkan,” terangnya saat mendampingi Wabup Ngesti Nugraha meninjau Puskesmas Bergas.
Sementara itu Wabup Ngesti Nugraha usai mengecek harga kebutuhan pokok di Pasar Bandarjo dan Karangjati mengatakan kenaikan harga masih dalam batas kewajaran. “Harga masih relatif stabil. Kita berharap sampai dengan satu atau dua hari menjelang lebaran kondisinya tetap stabil karena stok tetap kita perhatikan,” ujarnya didampingi Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan Moh Natsir.
Ditambahkan oleh Moh Natsir, kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) menjelang lebaran tahun ini masih dalam batas wajar karena sentimen pasar. Dia memastikan stok kepokmas aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terjadi kelangkaan barang. “Kenaikan harga menjelang lebara merupakan sentimen pasar  dan itu hal yang biasa. Stok barang aman dan belum diperlukan operasi pasar,” tandasnya.
Data yang lansir oleh Diskop UM Perindag, harga komoditas bawang putih turun dari Rp 70 ribu menjadi Rp 68 ribu per kilogram, sedangkan bawang merah turun dari Rp 29 menjadi Rp 27.500,oo. Harga daging sapi juga masih fluktuatif dan tercatat turun dari Rp 110 ribu menjadi Rp 107.500,oo per kilogram. Harga daging ayam broiler naik dari Rp 29 ribu menjadi Rp 31 ribu dan harga telur naik tipis dari Rp 17 ribu per kilogram  menjadi Rp 18.500,oo. Kenaikan harga yang cukup tinggi terjadi untuk komoditas cabai rawit hijau yakni menjadi Rp 30.500,oo dari sebelumnya Rp 20 ribu.(*/junaedi)

 
 

Berita dan Artikel

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

LINK EKSTERNAL

jateng

bko


epju