Selasa, 27 Juni 2017

Berita dan Artikel

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

LINK EKSTERNAL

jateng

bko


epju

Ditulis oleh DISKOMINFO KAB SEMARANG    Kamis, 15 Juni 2017 21:26    PDF Cetak Surel
300 PEKERJA INFORMAL TERIMA BANTUAN PAKET SEMBAKO

DISKOMINFO-UNGARAN : Guna membantu memenuhi kebutuhan harian menjelang Idul Fitri 1428 Hijriyah, sebanyak 300 pekerja informal mendapat bantuan paket sembako dan uang tunai. Para pekerja itu terdiri dari tukang parkir tepi jalan umum, petugas kebersihan dan nelayan di sekitar Rawa Pening. Bantuan yang disalurkan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) itu diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Gunawan Wibisono di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, Kamis (15/6) sore.

Hadir pada acara itu Kepala Dinas Kominfo Sunarto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Nurhadi Subroto, pimpinan OPD dan Ketua TP PKK Ny Peni Ngesti Nugraha.
Saat sambutan, Sekda Gunawan Wibisono mengatakan Pemkab Semarang memberikan perhatian penuh terhadap keberadaan para pekerja informal tersebut. Menurutnya, tukang parkir tepi jalan umum dan petugas kebersihan memberikan andil dalam pelaksanaan pembangunan daerah. Demikian pula dengan para nelayan di seputaran Rawa Pening juga ikut serta menggerakkan roda perekonomian daerah lewat pekerjaan rutinnya. “Perlu diingat, keberhasilan meraih piala Adipura beberapa waktu lalu tidak lepas dari peran para petugas kebersihan dan tukang parkir yang mengatur Kota Ungaran dan Ambarawa serta tempat lainnya agar tertata rapi dan bersih,” ujar Sekda.
Salah satu bentuk perhatian itu, lanjutnya, adalah dengan memberikan bingkisan lebaran setiap tahun. Sehingga memudahkan para pekerja informal itu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Kepala Diskominfo Sunarto menjelaskan para pekerja informal yang menerima bantuan paket sembako dan uang tunai diantara berprofesi sebagai nelayan di sekitar Rawa Pening. Mereka berasal dari Kecamatan Bawen, Tuntang, Banyubiru dan Ambarawa. Selain itu juga para juru parkir tepi jalan umum serta petugas kebersihan di bawah koordinasi Dinas Lingkungan Hidup. “Bantuan diharapkan dapat membantu mereka memenuhi kebutuhan harian menjelang Idul Fitri kali ini,” terang Sunarto.
Sementara itu Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Perparkiran Dinas Perhubungan Triatmo Nugroho menjelaskan para juru parkir yang mendapat bantuan itu melayani jasa parkir yang tersebar di 60 titik.
Pada tahun 2017 ini, pendapatan retribusi parkir di tepi jalan umum ditarget Rp 180 juta. Jumlah itu meningkat dibanding tahun lalu yang hanya Rp 131.500.000. “Meski tahun lalu hanya terealisasi 93 persen, namun tahun ini Kami optimis bisa mencapai target,” tegas Triatmo. Pasalnya, ada beberapa titik parkir jalan umum yang memiliki potensi besar untuk digali. Diantaranya di alun-alun lama Ungaran, Pangkalan truk Jambu dan Terminal Bringin. Selain itu berdasarkan survey, pada tahun ini ada penambahan sembilan titik parkir tepi jalan umum dibandingkan tahun lalu yang hanya ada 51 titik parkir.
Menyinggung tentang kesejahteraan juru parkir tepi jalan umum, Triatmo menjelaskan pendapatan mereka ditentukan dari hasil kesepakatan pembagian hasil pungutan parkir tepi jalan
“Bantuan semacam ini sangat membantu untuk menambah kesejahteran mereka,” tegasnya.(*/junaedi)