Selasa, 19 Desember 2017
Ditulis oleh DISKOMINFO KAB SEMARANG    Sabtu, 10 Juni 2017 23:25    PDF Cetak Surel
PENGEMBANGAN PRODUK UNGGULAN DESA TERUS DIPACU

DISKOMINFO-JAMBU : Guna meningkatkan kesejahteraan warga, Pemkab Semarang terus memacu pengembangan produk unggulan di tiap-tiap desa. Salah satunya dengan menerapkan paradigm satu produk unggulan untuk satu desa atau one village one produk (OVOP). “Kreatifitas dan inovasi dari para pengelola desa diperlukan agar setiap desa memiliki produk unggulan. Pemkab Semarang akan mendukung pengembangannya secara lintas sektoral guna mendatangkan pertumbuhan ekonomi kerakyatan di masing-masing desa,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang Drs Gunawan Wibisono saat acara tarawih dan silaturahim (tarhim) di Masjid Al Huda Dusun Bulusari Desa Rejosari Kecamatan Jambu, Sabtu (10/7) malam.


Dihadapan warga desa usai melaksanakan shalat tarawih berjama’ah, Sekda Gunawan Wibisono mengharapkan pengembangan satu produk unggulan itu dapat berjalan baik dengan dukungan dana desa yang telah diterima tiap-tiap desa. Menurutnya, nominal dana desa yang cukup besar memberikan peluang yang luas bagi pemerintah desa untuk mengembangkan produk unggulannya itu. “Seperti di Desa Rejosari yang mengembangkan produk agronomi seperti bibit  tanaman buah bermutu. Hal itu dapat dikombinasikan dengan pemanfaatan teknologi agar produk yang dihasilkan memiliki nilai tambah dan disukai masyarakat luas,” ujarnya.
Selanjutnya, pengembangan produk unggulan itu dapat menciptakan sentra ekonomi berbasis warga. Proses kreatif yang berlangsung di sentra tersebut, kata Sekda, bisa dijadikan atraksi wisata. Jika demikian, akan dapat dimasukkan dalam program wisata sehari atau one day tour yang dihelat Dinas Pariwisata. Sehingga akan terjadi kesinambungan kegiatan dan dapat berjalan secara lintas sektoral. Disebutkan oleh Sekda, potensi wisata kopi Gunung Kelir yang telah ada dan upaya pengembangan usaha keripik nangka dapat menjadi daya tarik khas Kecamatan Jambu.
Pada kesempatan itu, Sekda Gunawan Wibisono juga menyerahkan dana operasional 12 paket pekerjaan  fisik dibawah koordinasi Dinas Pekerjaan Umum di Kecamatan Jambu senilai total Rp 3.432.000.000,oo. Pembangunan proyek fisik itu diharapkan dapat mendukung langkah Pemerintah Kecamatan termasuk desa agar terus menggerakkan usaha perekonomian daerah.(*/junaedi)

 
 

Berita dan Artikel

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

LINK EKSTERNAL

jateng

bko


epju