Selasa, 19 Desember 2017
Ditulis oleh DISKOMINFO KAB SEMARANG    Rabu, 12 April 2017 11:13    PDF Cetak Surel
PEMKAB SEMARANG REVITALISASI SEPULUH PERSEN PPKBD

DISKOMINFO-BAWEN : Pemkab Semarang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB (P3AKB) melakukan revitalisasi pembantu Pembina KB desa (PPKBD). Hal itu dimaksudkan untuk memaksimalkan peran dan fungsi PPKBD dalam mensukseskan pelaksanaan program KB. “Revitalisasi tersebut berupa penggantian PPKBD yang sudah lanjut usia atau kinerjanya tidak maksimal karena sakit. Tujuannya agar program KB di desa dapat terlaksana dengan lebih baik,” terang Kasi Pelayanan KB Dinas P3AKB Eka Jaya Sakti disela-sela kegiatan pembinaan PPKBD di Stiper Edu Agro Tourism di Desa Lemah Ireng Bawen, Rabu (12/4) pagi.

Ditambahkan oleh Eka, saat ini ada 235 PPKBD yang tesebar di seluruh desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Semarang. Namun karena faktor usia maupun alasan sakit yang menyebabkan tingkat kinerja tidak maksimal, pihaknya melakukan revitalisasi atau penggantian PPKBD tertentu. “Jumlah PPKBD yang direvitalisasi sekitar sepuluh persen. Kita harapkan mereka dapat bekerja dengan baik untuk merekrut akseptor KB baru,” katanya.
Disinggung tentang prosentase keikutsertaan KB, Eka menyebut tingkat partisipasi pasangan usia subur mengikuti KB telah mencapai 83 persen. Sedangkan pada triwulan pertama tahun 2016, akseptor KB baru tercatat sebanyak enam 6 ribu orang. Berdasarkan pencapaian itu, dia optimis mampu memenuhi target akseptor KB baru pada tahun ini sebanyak 25 ribu akseptor baru.
Selama ini, lanjtu Eka, PPKBD menjadi petugas terdepan untuk merekrut akseptor KB baru. Mereka mendapat insentif dari Pemkab Semarang Rp 125 ribu perbulan. “Kita akan terus menjalin komunikasi dengan Komisi D DPRD untuk meningkatkan insentif bagi PPKBD. Karena sudah lima tahun ini belum ada perubahan besaran insentif yang diberikan,” ujar Eka lagi.
Kegiatan pembinaan PPKBD dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Gunawan Wibisono mewakili Bupati Semarang. Hadir pada acara itu Kepala Dinas P3AKB Romlah, para kepala UPTD P3AKB, puluhan PLKB dan dua ratusan PPKBD se Kabupaten Semarang.
Saat sambutan, Sekda Gunawan Wibisono menegaskan peran PPKBD sangat vital untuk mensukseskan program keluarga berencana. “Program KB dapat terlaksana dengan baik jika ada kerja sama antar unsur pelaksana. PPKBD sebagai ujung tombak pelaksanaan KB di desa juga harus mampu menjalin kerja sama dengan kepala desa maupun perangkat lainnya. Tujuan utamanya adalah mendukung keberhasilan program KB di desa masing-masing,” tegasnya.
Sementara itu Kepala Dinas P3AKB Romlah menjelaskan kegiatan pembinaan PPKBD ini dimaksudkan untuk menjalin kebersamaan antar PPKBD. Sekaligus mensinkronkan pelaksanaan program KB di masing-masing desa. “Kendala yang ditemui dilapangan diharapkan dapat diatasi dengan kebersamaan antar PPKBD,” kata Romlah.(*/junaedi)

 
 

Berita dan Artikel

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

LINK EKSTERNAL

jateng

bko


epju