Selasa, 27 Juni 2017

Berita dan Artikel

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

LINK EKSTERNAL

jateng

bko


epju

Ditulis oleh Humas dan Protokol    Rabu, 05 April 2017 12:41    PDF Cetak Surel
TMMD GARAP BETONISASI JALAN ANTAR DESA

DISKOMINFO-BRINGIN : Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I tahun 2017 di Kabupaten Semarang akan menyelesaikan pembangunan betonisasi jalan antar desa. Menurut Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0714 Salatiga Kapten Arh Widarto, pembangunan betonisasi jalan penghubung Dusun Watugimbal Desa Rembes menuju Desa Kalikurmo akan menjadi sasaran utama kegiatan TMMD. “Panjang (betonisasi) seribu meter dengan lebar tiga meter dan tebal 15 cm,” lapornya saat pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I di Lapangan Desa Bringin Kecamatan Bringin, Rabu (5/4) siang.

Upacara pembukaan  TMMD dipimpin langsung oleh Bupati Semarang, dihadiri anggota Forkompinda, Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Sekda Gunawan Wibisono dan pimpinan perangkat daerah. Pembukaan ditandai dengan penyerahan peralatan kerja oleh Bupati Semarang kepada perwakilan TNI dan masyarakat serta pemukulan kentongan.
Bupati Semarang H Mundjirin yang bertindak selaku inspektur upacara membacakan sambutan tertulis Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dikatakan pelaksanaan TMMD ke-98 dan TMMD Sengkuyung merupakan peneguhan semangat gotong royong dan kebersamaan TNI dan rakyat. Menurut Gubernur, semangat kebersamaan dan gotong royong itu menjadi modal utama untuk mengatasi berbagai persoalan kebangsaan yang terjadi saat ini. Diantaranya kemiskinan, pengangguran serta menegakkan kedaulatan pangan  dan energi. “Semua mesti bersinergi dan bekerja sama bersama rakyat untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut,” katanya.
Gubernur menyebutkan angka kemiskinan masih tinggi yakni 13,19 persen dari total jumlah penduduk. Sedangkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 4,63 persen. Ganjar menginginkan seluruh desa di Jawa Tengah semakin maju. Selain itu juga jalan dan jembatan makin memadai untuk meningkatkan aksesibilitas dan kelancaran mobilitas barang dan orang dari dan ke desa. “Melalui TMMD ini mari kita optimalkan berbagai program lintas sektoral guna menanggulangi kemiskinan dan pengangguran,” ajak Ganjar.
Pasiter Kapten Arh Widarto menerangkan pula bahwa  kegiatan TMMD kali ini juga akan didukung dana swadaya masyarakat senilai Rp 80 juta. Selain itu ada pula bantuan dana dari APBD Jateng senilai Rp 167.200.000 dan APBD Kabupaten Semarang sebesar Rp 160 juta. “Selain sasaran fisik utama, juga akan dibangun jamban Desa Rembes serta berbagai penyuluhan dan  pelayanan KB. Pelaksanaan kegiatan mulai 5 April sampai dengan 4 Mei melibatkan unsur Kodim 0714 Salatiga, Polres Semarang, DPU Kabupaten Semarang, dan masyarakat Desa Rembes,” terangnya.(*/junaedi)