Selasa, 19 Desember 2017
Ditulis oleh DISKOMINFO KAB SEMARANG    Senin, 06 Februari 2017 13:32    PDF Cetak Surel
WABUP : JANGAN SIA-SIAKAN MUSRENBANG

DISKOMINFO-UNGARAN : Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengimbau para kepala desa dan pemangku kepentingan di Ungaran Barat untuk tidak menyia-nyiakan ajang musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) tingkat kecamatan. Sebaliknya, ajang itu harus dijadikan wahana menetapkan prioritas program pembangunan setahun mendatang. “Jangan sampai ada anggapan musrenbang hanya sebagai formalitas dan jadi kegiatan sia-sia. Usulkan program kegiatan yang tepat dan sesuai aturan yang berlaku,” katanya saat membuka Musrenbang tahun 2018 tingkat Kecamatan  Ungaran Barat di aula Kantor kecamatan, Senin (6/2) pagi.


Acara Musrenbang dihadiri oleh Muspika, para kepala desa, para lurah dan unsur tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya di Kecamatan Ungaran Barat.
Menurut Wabup, agar musrenbang dapat merumuskan dan menetapkan program pembangunan yang tepat, usulan yang disampaikan haruslah sesuai kebutuhan. Selain itu, lanjutnya, juga harus memperhatikan peraturan yang ada. “Jangan sampai perbaikan jalan desa diusulkan untuk menjadi program yang dibiayai APBD Kabupaten Semarang. Usulan itu jadi sia-sia karena secara aturan tidak boleh,” tegas Wabup lagi.
Ditambahkan, Kecamatan Ungaran Barat yang terdiri dari enam desa dan lima kelurahan memiliki dasar pengaturan yang berbeda. Untuk pembinaan pemerintahan di desa menggunakan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa. Sedangkan untuk kelurahan diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. Karenanya, saat Musrenbang ini para kepala desa dan kelurahan perlu mencermati peraturan tersebut agar usulannya dapat disetujui dan menjadi prioritas pembangunan tingkat Kecamatan.
Sekretaris Kecamatan Ungaran Barat Ida Maftucha saat laporan mengatakan program pembangunan tahun 2018 diprioritaskan pada peningkatan akses pelayanan pendidikan dan perpustakaan yang memadai. Selain itu juga akses kesehatan  dan infrastruktur yang memadai di setiap wilayah. “Wilayah Ungaran Barat saat ini menjadi perhatian untuk pengembangan pemukiman. Padahal wilayah ini menjadi daerah tangkapan air yang sangat potensial. Ini menjadi permasalahan yang harus dihadapi dan dikendalikan dengan peraturan yang memadai,” terang Sekcam.(*/junaedi)

 
 

Berita dan Artikel

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

LINK EKSTERNAL

jateng

bko


epju