Sabtu, 21 Oktober 2017
Ditulis oleh DISKOMINFO KAB SEMARANG    Senin, 23 Januari 2017 21:29    PDF Cetak Surel
KEMENTAN SEDIAKAN SEPULUH JUTA BIBIT CABAI GRATIS

DISKOMINFO-BERGAS : Menteri Pertanian Dr Ir Andi Amran Sulaiman MP menegaskan komitmen Kementerian Pertanian (Kementan) RI untuk menjaga stabilitas harga cabai di pasar domestik. Hal itu dibuktikan dengan menyediakan sepuluh juta bibit cabai gratis yang akan dibagikan kepada para ibu anggota  PKK di seluruh tanah air. “Ini solusi permanen untuk menjaga stabilitas harga cabai di tanah air. Gerakan menanam cabai ini  menggandeng para ibu anggota PKK, Persit dan Iwapi hingga ke pelosok negeri,” kata Mentan usai mengikuti gerakan nasional tanam cabai (gertam cabai) di halaman Gedung Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Tengah di jalan Soekarno Hatta Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Senin (23/1) siang.


Hadir pada acara itu anggota DPD RI Hj Denty Eka Widi Pratiwi, Ketua TP PKK Jawa Tengah Ny Hj Atiqoh Ganjar Pranowo, Sekda Provinsi Jateng Sri Puryono mewakili Gubernur Jateng, perwakilan Kodam IV Diponegoro, Perwakilan Persit Kartika Candra Kirana Kodam IV Diponegoro, Perwakilan IWAPI Jateng, Bupati Semarang H Mundjirin, Dandim 0714 Salatiga Letkol Kav Asjur Bahasoan, para ketua TP PKK Kabupaten/Kota se Jateng dan undangan lainnya.
Diakui oleh Mentan Andi Amran Sulaiman, komoditas cabai merupakan salah satu dari 14 komoditas pokok yang berpengaruh besar pada tingkat inflasi nasional. Komoditas pedas ini, lanjutnya, memang diluar perhitungan akan mengalami fluktuasi harga seperti saat ini. Sebelumnya masalah beras, bawang dan jagung mampu diatasi oleh Kementerian Pertanian yang ditandai dengan penghentian dan pengurangan jumlah impor. “Saya perintahkan 44 BPTP yang tersebar di seluruh tanah air wajib melakukan usaha pembibitan tanaman cabai. Lalu hasilnya diserahkan pada para ibu-ibu PKK untuk ditanam di pekarangan. Kita sediakan dana Rp 100 miliar untuk usaha pembibitan ini,” tegas Mentan lagi.   
Sementara itu Ketua TP PKK Jateng Ny Hj Atiqoh Ganjar Pranowo menyatakan kesiapannya bekerja sama mengembangkan tanaman cabai di pekarangan para kader PKK se Jateng. Sebelumnya, kata Atiqoh, TP PKK Jateng telah melakukan kegiatan serupa di Kota Solo, Semarang, Kabupaten Tegal, Banyumas, Kudus dan Cilacap, Hasilnya sebanyak 50 persen berhasil panen terutama di Semarang dan Banyumas. Sedangkan sisanya masih belum memuaskan. “Dengan dukungan dari Kementerian Pertanian, Kami akan mengembangkan cara tanam cabai dengan cara urban farming system. Yakni menanam cabai di pot sehingga dapat mengantisipasi kondisi cuaca yang bisa menyebabkan gagal panen,” tuturnya.
Kepala BPTP Jateng Dr Ir Prihasto Setyanto MSc menjelaskan pihaknya telah menyiapkan 25 ribu bibit cabai yang ditanam di media polibag. Saat ini juga tengah disiapkan sedikitnya 25 ribu bibit cabai yang dilakukan di kebun pembibitan (KP) Tegal Lepek Ungaran, Batang dan Bandongan Magelang. “Bibit akan dibagikan kepada masyarakat bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Jateng dan Dinas Ketahanan Pangan Jateng. Kedua lembaga itu nantinya akan membina kelompok penerima melalui kegiatan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL),” terangnya.(*/junaedi)

 
 

Berita dan Artikel

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

LINK EKSTERNAL

jateng

bko


epju