Rabu, 24 May 2017

Berita dan Artikel

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

LINK EKSTERNAL

jateng

bko


epju


Ditulis oleh DISKOMINFO KAB SEMARANG    Selasa, 10 Januari 2017 13:18    PDF Cetak Surel
KKN UNDIP PRIORITASKAN PENDATAAN UMKM

DISKOMINFO-UNGARAN : Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Undip gelombang I tahun 2016/2017 di Kabupaten Semarang akan memprioritaskan pendataan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Hal itu sebagai bagian dari upaya UNDIP untuk memetakan potensi UMKM. “Hasil pemetaan UMKM itu akan disinkronkan dengan program pengabdian LPPM Undip diantaranya menunjuk desa binaan yang akan dibantu pengembangan potensi usaha ekonomi produktifnya. Pendataan potensi UMKM ini dilaksanakan di seluruh kabupaten yang menjadi lokasi pelaksanaan KKN,” terang Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Undip Semarang Dr Ir Tri Winarni Agustini MSc disela-sela acara penerimaan mahasiswa KKN Undip oleh Sekretaris Daerah Gunawan Wibisono di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang di Ungaran, Selasa (10/1) siang.


Ditambahkan oleh Tri Winarni, kegiatan KKN Undip gelombang I di Kabupaten Semarang tahun 2016/2017 itu akan berlangsung selama 35 hari dan diikuti 544 mahasiswa dari sebelas fakultas yang ada. Mereka akan ditempatkan di lima kecamatan yakni Ungaran Barat, Ungaran Timur, Suruh, Tengaran dan Pringapus. “Selain pendataan UMKM, para mahasiswa juga akan membantu program pos pemberdayaan keluarga dan beberapa program dari Kementerian PUPR terutama pembenahan sanitasi sehat dan penyediaan air bersih,” jelasnya lagi.
Untuk mendukung keberhasilan program, lanjut Tri Winarni, para mahasiswa peserta KKN telah dibekali pengetahuan dari masing-masing fakultas maupun pengetahuan umum dari Universitas.
Sementara itu Sekda Gunawan Wibisono saat sambutan meminta para mahasiswa KKN Undip untuk membantu perencanaan pembangunan di masing-masing desa lokasi. “Awal tahun ini adalah saat diadakan musyawarah perencanaan pembangunan di tingkat desa. Jadikan ajang itu untuk membantu pemerintah desa merencanakan program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan,” tegasnya.
Sekda juga meminta para mahasiswa untuk ikut serta membantu program pengentasan kemiskinan di desa. Diantaranya dengan memberikan bekal pengetahuan dan kemampuan ekonomi kreatif yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga desa. “Laksanakan kegiatan KKN di desa dengan baik dan manfaatkan ilmu yang telah dipelajari di kampus untuk membantu warga desa meningkatkan kesejahteraannya,” pungkas Gunawan Wibisono.(*/junaedi)