Rabu, 24 May 2017

Berita dan Artikel

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

LINK EKSTERNAL

jateng

bko


epju


Ditulis oleh Humas dan Protokol    Kamis, 22 Desember 2016 14:15    PDF Cetak Surel
422 PERSONEL POLRES SEMARANG AMANKAN NATAL DAN TAHUN BARU

HUMAS-UNGARAN : Guna memberikan rasa aman kepada umat beragama yang merayakan Hari Natal 2016 dan menjamin keamanan saat perayaan tahun baru 2017, Kepolisian Resor Semarang menyiagakan 422 personel. Mereka akan bertugas selama sepuluh hari sejak 23 Desember 2016 sampai dengan tanggal 1 Januari 2017. “Sesuai arahan Kapolri, kita tidak akan under estimate terhadap berbagai potensi ancaman keamanan dan ketertiban. Sebanyak 422 personel dari Polres Semarang dibantu komponen masyarakat akan mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2017,” terang Kapolres Semarang AKBP Vincentius Thirdy Hadmiarso usai apel gelar pasukan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2017 di halaman Mapolres Semarang di Ungaran, Kamis (22/12) siang.

Hadir pada acara itu Bupati Semarang H Mundjirin yang bertindak sebagai Pembina apel. Selain itu juga anggota Forkompinda, para pimpinan di jajaran Polres Semarang, pimpinan SKPD Kabupaten Semarang dan tokoh agama.
Dijelaskan oleh Kapolres, para personel polisi tersebut akan disebar di lima pos pengamanan termasuk satu pos di lokasi goa Maria Kereb Ambarawa. Lokasi itu diperkirakan menjadi salah satu tempat ibadah yang akan dikunjungi ratusan umat Kristiani. Selain itu Polres Semarang juga menyiapkan satu pos pelayanan di exit tol Bawen dan satu pos pantau di Desa Kopeng Kecamatan Getasan yang berbatasan dengan Kabupaten Temanggung. “Kita akan melakukan pengamanan baik sebelum dan selama pelaksanaan misa kebaktian. Harapannya agar warga dapat melaksanakan ibadah dengan tenang dan aman,” tegasnya.
Sebelumnya, Polres Semarang juga telah melakukan operasi cipta kondisi dengan melakukan razia minuman keras. Sebab menurut Kapolres penyalahgunaan minuman keras juga dapat memicu tindak kejahatan. “Hasilnya dapat diamankan ratusan botol minuman keras berbagai jenis dan merek. Selain itu juga ratusan liter ciu dan sejenisnya,” kata Kapolres lagi.
Terkait keterlibatan unsur masyarakat dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru, Kapolres Semarang mengatakan pihaknya melibatkan berbagai komponen masyarakat untuk mendukung tugas pengamanan oleh personel polisi. Pelibatan unsur masyarakat untuk tujuan pengamanan itu dilakukan di seluruh kecamatan yang ada.
Sementara itu Bupati Semarang H Mundjirin mengucapkan terima kasih atas kerja keras Polres Semarang menciptakan suasana kondusif menjelang perayaan natal dan tahun baru 2017. “Polisi telah bekerja keras termasuk merazia minuman keras yang dapat memicu tindak kejahatan. Masyarakat harus ikut serta mencegah di lingkungan masing-masing,” ujar Bupati.
Usai apel gelar pasukan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2017, Kapolres Semarang bersama Bupati H Mundjirinm, anggota Forkompinda dan tokoh agama melakukan pemusnahan secara simbolis  barang bukti minuman keras yang berhasil disita polisi. Diantaranya 2.549 botol minuman keras aneka merek dan jenis serta 2.295 liter tuak atau ciu. Kemudian  seluruh barang bukti itu dimusnahkan dengan cara digilas oleh kendaraan berat sejenis stoomwals atau jogjig.(*/junaedi)