Selasa, 27 Juni 2017

Berita dan Artikel

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

LINK EKSTERNAL

jateng

bko


epju

Ditulis oleh Humas dan Protokol    Kamis, 20 Oktober 2016 21:01    PDF Cetak Surel
BUPATI AJAK WARGA KONSUMSI PANGAN NON BERAS

HUMAS-TENGARAN : Aneka makanan, minuman dan kudapan dari bahan pangan non beras mendominasi menu dalam festival makanan lokal Kabupaten Semarang tahun 2016. Acara itu dihelat Kantor Ketahanan Pangan (KKP) dalam rangka peringatan Hari Pangan Sedunia tingkat Kabupaten Semarang di lapangan Kecamatan Tengaran, Kamis (20/10) siang. Bahan pangan seperti ketela ungu, jagung bahkan buah salak menjadi bahan utama pembuatan pizza ketela, nasi jagung aneka rasa dan minuman segar. “Festival memang dimaksudkan untuk mengoptimalkan potensi sumber daya pangan lokal yang beragam untuk mendukung ketahanan pangan,” terang Kepala KKP Didik Wibawa disela-sela acara.

Bupati Semarang H Mundjirin yang hadir dan membuka acara juga mengingatkan para warga untuk mengkonsumsi makanan non beras. Sebab potensi pangan non beras seperti aneka jenis ketela, jagung dan kacang-kacangan di Kabupaten Semarang cukup besar. Meski produksi padi di Bumi Serasi masih surplus, namun Bupati tetap meminta warga untuk tidak terlalu tergantung pada beras sebagai makanan pokok. “Konsumsi beras warga tahun ini meningkat menjadi sekitar delapan ribu ton per hari seiring peningkatan jumlah penduduk. Tidak ada salahnya menggantinya dengan ketela atau jagung. Kelebihan produksi beras dapat disimpan di lumbung-lumbung pangan untuk antisipasi masa paceklik,” kata Mundjirin.
Disebutkan, sampai dengan pertengahan semester kedua tahun 2016 realisasi luas tanam padi baru mencapai 30 ribu hektar dari target 40 ribu hektar. Kondisi ini terjadi karena adanya alih lahan maupun anomali musim yang mempengaruhi pola tanam padi. Karenanya, lanjut Bupati, penganekaragaman pangan warga menjadi penting untuk mengantisipasi terjadinya kekurangan beras di masa paceklik. Program penganekaragaman pangan itu dapat dilakukan di lahan sempit, pekarangan ataupun tegalan lain yang dimiliki warga.
Ditambahkan oleh Kepala KKP Didik Wibawa, festival makanan lokal Kabupaten Semarang tahun 2016 diikuti oleh 19 perwakilan tim penggerak PKK kecamatan. Keluar sebagai juara I produk kudapan serupa pizza dari bahan ketela dan minuman dari buah salak kreasi TP PKK Kecamatan Suruh. Sedangkan juara II diraih oleh TP PKK Banyubiru disusul TP PKK Kecamatan Bandungan di peringkat ketiga.(*/junaedi)