Kamis, 02 Oktober 2014

Berita dan Artikel

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

LINK EKSTERNAL

jateng

bko



Ditulis oleh Humas dan Protokol    Senin, 25 Juli 2011 11:54    PDF Cetak Surel
KABUPATEN SEMARANG NOMINASI PEDULI UMKM

HUMAS-UNGARAN : Kabupaten Semarang bersama sembilan kabupaten lainnya di Jawa Tengah terpilih menjadi nominasi daerah yang berpihak dan peduli pada pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Kabupaten nominator lainnya adalah Banyumas, Demak, Magelang, Banjarnegara, Jepara, Batang, Brebes, Boyolali dan Purbalingga. “Fokus penilaian terutama pada keberpihakan kebijakan kepala daerah untuk mendukung pengembangan UMKM di wilayahnya. Tim penilai utama berasal dari UNDIP Semarang yang dijamin independensinya ,” kata Supriyatno SH MH, ketua tim penilai administrasi saat melakukan kunjungan lapangan di Ungaran, Senin (25/7) siang.


Tim penilai administrasi yang terdiri dari unsur Pemprov Jateng, Kadin Jawa Tengah dan perbankan itu diterima oleh Bupati Semarang H Mundjirin di Gedung Dharma Satya lantai II kompleks Setda di Ungaran.
Menurut Supriyatno, hasil penilaian terhadap sepuluh nominator itu akan mendapatkan lima Bupati peduli UMKM yang berhak mendapatkan penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah. Kriteria penilaian, katanya, antara lain aspek dukungan pendanaan dan sarana prasarana bagi pengembangan UMKM, fasilitasi kemitraan, promosi dan pemasaran, kemudahan perijinan usaha dan penyediaan peluang  usaha. Bentuk dukungan itu harus berdasarkan peraturan daerah, surat edaran bupati maupun produk hukum daerah lainnya. “Kegiatan ini merupakan bagian dari perhatian Pemprov Jawa Tengah untuk mendukung peningkatan mutu pembangunan UMKM di Kabupaten/Kota yang ada,” jelasnya lagi.
Disebutkan, pada tahun 2011 ini Pemprov Jateng menganggarkan sekitar Rp 33,5 miliar untuk penyediaan sarana prasarana pengembangan UMKM se Jawa Tengah. Khusus di Kabupaten Semarang, lanjutnya, diberikan bantuan sarana prasarana senilai Rp 330 juta untuk pemberdayaan petani bunga krisan di Jetis Bandungan dan pengrajin Batik di Desa Gemawang Jambu.
Sementara itu Bupati H Mundjirin saat sambutan menegaskan kembali komitmen Pemkab Semarang untuk mendukung pengembangan UMKM. “Dukungan itu berupa pemberian bantuan permodalan, penyelenggaraan promosi dan pameran serta kemudahan perijinan,” terangnya.
Disebutkan, hingga Bulan Juni 2011 ini tercatat 25.496 jenis UMKM di Bumi Serasi. Dibidang permodalan, ada koperasi simpan pinjam yang memberikan pinjaman tanpa agunan senilai Rp 1,5 juta – Rp 2 juta.
Selain itu, lewat dana APBD dan APBN, juga diberikan bantuan sertifikasi tanah milik pelaku UMKM agar dapat dijadikan agunan pinjaman perbankan. Pada tahun 2009, diberikan bantuan dana sertifikat hak milik untuk 60 bidang tanah, 125 bidang tanah pada tahun 2010 dan 75 bidang pada tahun 2011. (*/junaedi)