Jam

Ulti Clocks content

POTENSI DAN PELUANG INVESTASI SEKTOR PARIWISATA

OBYEK WISATA SENJOYO

Kapasitas Peluang  Potensi       : Kawasan wisata alam, air, religius

Lokasi                                   : Desa Tegalwaton Kecamatan Tengaran

Sarana Pelaksana Pendukung    : Jalan, listrik, telepon, air, angkutan, tenaga kerja

1. Jalan 2 Km Kelas III

-       Tersedia            : 8 x 2 km

-       Dibutuhkan       : 8 x 2 km

-      Diusulkan          : 8 x 2 km

-       Rencana Biaya    : Rp. 240.000.000,-

-       Sumber Pembiayaan : APBD Kab / Kota

2. Listrik

-       Tersedia            : 7.581.865 kva

-       Dibutuhkan      : 30.000 kva

-       Diusulkan         : 30.000 kva

-       Rencana Biaya    : Rp25.000.000,-

-       Sumber Pembiayaan : Masyarakat / Dunia Usaha

3. Air

-       Tersedia        : 771, 4 l/dt

-       Dibutuhkan     : 10 l/dt

-       Diusulkan         : 10 l/dt

-       Rencna Biaya    : Rp. 5.000.000,-

-       Sumber Pembiayaan : Masyarakat / Dunia Usaha


4. Telepon

-       Tersedia           : 44,95 sst

-       Dibutuhkan       : 10 sst

-       Diusulkan          : 10 sst

-       Rencana Biaya    : Rp. 10.000.000,-

-       Sumber Pembiayaan : Masyarakat / Dunia Usaha


OBYEK WISATA RAWA PENING

TUJUAN

Maksud dan tujuan penyusunan Master Plan kawasan Rawa Pening adalah menyusun perencanaan pengembangan pariwisata baru yang berwawasan lingkungan di desa Lopait Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang yang terintegrasi dengan obyek-obyek wisnln lain yang sudah ada di sekitar kawasan Rawa Pening yang diharapkan menjadi icon baru pariwisata Kabupaten Semarang Jawa Tengah


LOKASI

Wilayah kegiatan dari penyusunan Master Plan Kawasan Wisata Rawa Pening mengncu pada hasil Studi Kelayakan Wisata Rawapening 2010. Berdasarkan hasil studi kelayakan, maka dihasilkan rencana lokasi Objek Wisata Rawapening. Namun demikian potensi wisata buatan yang direncanakan juga akan memanfaatkan potensi alam dan karaktor masyarakat lokal dalam pertanian, perikanan dan industri kecil maka bisa saja perencanaan lokasi terpilih saling memanfaatkan satu sama lain


ASPEK PERENCANAAN

Kriteria umum perencanaan kawasan wisata disesuaikan berdasarkan furujsi dan kebutuhan perencanaan Master Plan meliputi Unsur Pendidikan Master Plan kawasan wisata, Unsur Konservasi Lingkungan Dan Sosial Budaya Masyarakat, Unsur Pemberdayaan  Masyarakat Kecil,   Unsur Arsitektur dan  Lingkungan

 

OBYEK WISATA GEDONG SONGO

Kapasitas Peluang Potensi : Pemanfaatan sumber air panas, penataan lokasi camping ground dengan jalan masuk, perbaikan kondisi jalan menuju obyek wisata candi, peningkatan fasilitas jalan dan perlengkapan jalan antar candi, penambahan WC umum dan penerangan listrik, pembangunan fasilitas fisik berupa taman bunga/buah (agrowisata), arena bermain dan kereta gantung

Lokasi                                : Desa Candi Kecamatan Bandungan

Sarana Pelaksana Pendukung : Jalan, listrik, telepon, air, angkutan, tenaga kerja

Promosi dan kerjasama yang diperlukan :

•     Permodalan   : Pembiayaan pengembangan dan pengelolaan oleh

pihak investor

•     Teknologi      : Desain tempat tersedia, teknologi pengembangan

oleh investor

•     Pemasaran   : Pemda dan Investor

Gedongsongo merupakan Kawasan situs peninggalan sejarah milik Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Prambanan. Lokasi ini berada Wilayah Kecamatan Ambarawa, luas seluruhnya 25 Ha, dengan perincian 1,5 Ha milik Pemerintah Kabupaten Semarang, Aset milik Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Prambanan 21 Ha dan milik Perhutani 2,5 Ha.

Fasilitas yang ada saat ini sembilan bangunan candi, namun yang masih utuh sekarang ini tinggal 6 bangunan candi yang dibangun pada abad IX tahun 927 M oleh raja-raja keturunan Wangsa Senjaya (Dinasti Senjaya).