| HYPNO PARENTING DI SD ISLAM ISTIQOMAH |
|
|
|
| Sabtu, 14 November 2009 - 12:30:02 WIB | |
|
HUMAS-UNGARAN : Perilaku orang tua dalam mendidik anak terkadang bahkan sering tidak sesuai dengan kebutuhan dan keinginan anak. Akibatnya, kepribadian anak tidak bisa berkembang baik. “Seorang anak yang pada masa kecilnya ceria bisa berubah menjadi pemurung dan tidak mau bergaul karena pendidikan yang salah oleh orang tua,” kata pengajar Hypno Parenting Drs Husen saat menggelar paparan di hadapan puluhan orang tua siswa kelas I SD Islam Istiqomah Ungaran di aula Masjid Istiqomah di Ungaran, Sabtu (14/11) siang. Menurut Husen, ada tiga tipe orang tua yang bisa mempengaruhi perkembangan pribadi anak. Tipe pertama adalah orang yang tidak mau tahu perkembangan anak dan membiarkannya berkembang dengan sendirinya. Kedua, orang tua yang hanya mau tahu semuanya beres dan menyerahkan segala proses pendidikan kepada orang lain termasuk guru di sekolah. “Tipe ketiga adalah orang tua yang mau mengerti kebutuhan dan keinginan anak. Mereka akan terus belajar dan mengikuti perkembangan anaknya dengan seksama,” jelasnya. Peran yang tepat bagi orang tua, lanjut Husen, adalah mencintai anak dan memberikan apapun kebutuhannya tanpa syarat. Orang tua juga harus terus mengisi “tanki cinta” anak agar dipenuhi dengan kasih sayang yang tulus. Caranya dengan memberikan dukung lewat kata-kata penyemangat, meluangkan waktu yang cukup dan bermutu untuk berinteraksi dengan anak, memberikan sentuhan fisik, memberikan hadiah tanpa syarat dan melayani kebutuhan anak dengan sebaik-baiknya. “Ingat, anak laki-laki justru butuh lebih banyak pelukan dibandingkan anak perempuan. Sentuhan fisik yang intens akan mampu membangkitkan semangat dan cinta anak,” papar Husen lagi. Kegiatan paparan hypno parenting diselenggarakan SD Islam Terpadu Istiqomah Ungaran untuk meningkatkan mutu pendidikan bagi peserta didik. Rencananya kegiatan itu akan dilakukan secara berkala dan intensif. Salah satu orang tua siswa, Dani Haya (37) menyambut baik kegiatan itu. Menurutnya, orang tua akan memperoleh wawasan lebih luas tentang bagaimana mendidik anak. “Ada hal-hal kecil namun berdampak luas yang bisa dipelajari orang tua dari kegiatan ini. Saya setuju kegiatan ini dilakukan secara berkelanjutan dan lebih berbobot lagi,” pungkasnya.(*/junaedi) |























