| Sumber Daya Alam |
|
|
|
|
Secara umum Kabupaten Semarang memiliki sumber daya alam (SDA) yang sangat mendukung untuk pengembangan industri, pertanian dan pariwisata. Sumber daya yang terdapat dan berpotensial untuk dikembangkan di Kabupaten Semarang adalah jenis bahan galian C, antara lain ; · Bahan Galian Lempung atau Tanah Liat Bahan galian ini merupakan pelapukan pasir tuf pasiran dari breksi vulkanik. Secara fisik berwarna kecoklatan, lengket bila kena air, ketebalan kisaran 40-60cm dari permukaan tanah. Banyak terdapat di ds. Rejosari dan ds. Boto Kecamatan Bancak, ds Mlilir Kecamatan Ambarawa dan ds. Diwak Kecamatan Bergas.
· Batu Gamping Ditambang di daerah Goa Gogor desa Kalikayen Kecamatan Ungaran, kenampakan di lapangan berupa bukit kapur dengan kemiringan lereng 15-17%, cadangan yang tersedia terindikasi sebesar 210.000 m3.
· Batuan Breksi (Instrusi) Banyak terdapat di sekitar Gn. Kendalisodo sebelah selatan, dsn. Karangjoho ds. Mlilir Kecamatan Ambarawa, ds. Jatirungo Kecamatan Pringapus, ds. Polosiri dan ds. Kandangan Kecamatan Bawen. Adapun cadangan yang tersedia diperkirakan mencapai 11.950.000 m3.
· Batuan Beku (Andesit) Tersedia di Desa Batur dan Tajuk Kecamatan Getasan, Wirogomo Kecamatan Banyubiru, Kwarasan Kecamatan Jambu, Desa Sidomukti Kecamatan Bawen, Gebugan Kecamatan Bergas, Desa Beji, Leyangan Kecamatan Ungaran Timur, Desa Gogik, Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat, Desa Candigaron, Bumen, Kemawi Kecamatan Sumowono. Adapun besaran cadangan diperkirakan mencapai 146.980.500 m3.
· Bentonit Terdapat di desa Jlumpang Kecamatan Bancak, desa Tempuran Kecamatan Bringin, dan desa Timpik Kecamatan Susukan. Penyebarannya mencapai 15 Ha, dengan ketebalan berkisar 2,5 – 3 m, adapun depositnya mencapai 35.381.500 m3. Kandungan bentonit berupa silika (SiO2) nya sebesar 52%, padahal yang dipersyaratkan oleh beberapa perusahaan standar bentonit baru bisa dipakai bila SiO2-nya lebih besar 65%. Namun demikian tidak menutup kemungkinan dengan makin berkembangnya industri pengolahan, bentonit di daerah ini bisa dimanfaatkan.
· Gambut Rawa. Berada di kawasan Rawa Pening dan diperkirakan memiliki luasan 128 Ha dengan volume sekitar 1,9 juta m3, merupakan endapan sisa tumbuhan rawa, diantaranya enceng gondok yang banyak tumbuh di Rawa Pening, kegunaannya banyak dimanfaatkan untuk pupuk tanaman.
Sedangkan sumberdaya tambang galian golongan A (golongan strategis) yang potensial dikembangkan di Kabupaten Semarang adalah ;
· Panas Bumi Lokasi sumber panas bumi terdapat di Gedongsongo, Kali Ulo, Diwak dan Kendalisodo. Dari perhitungan yang diperoleh suhu reservoar berkisar 2200 C. Manisfestasi permukaan yang dijumpai berupa fumarol, mata air panas netral dan bebatuan alterasi (ubahan). Fumarol tersebut bersuhu sekitar 870 C dijumpai berasosiasi dengan kolam lumpur dengan intensitas sedang – kuat. Mata air panas asam dengan suhu 670 C dan pH 4 dijumpai di Gedong Songo, sedangkan air hangat netral dengan suhu berkisar 38 – 390 C dijumpai di daerah Kali Ulo, Diwak dan Kendalisodo.
· Gas Bumi/Alam Dapat ditemukan di Gunungkendil Desa Boto Kecamatan Bancak, hasil analisa yang dilakukan belum dapat menentukan jenis gasnya (associated/non associated) karena A1-C4 tidak muncul dalam analisis yang dilakukan. Demikian pula untuk menentukan besaran dan posisi wadahnya hanya dapat dijelaskan dari penelitian geofisika terutama seismik dan Grafikty.
Sumber : BAPPEDA Kab. Semarang / 2008 |























