| Bidang Ekonomi |
|
|
|
|
Sistem tata niaga yang efisien dan efektif dapat mendorong kelancaran arus barang dan jasa di pasar dengan harga yang layak bagi produsen dan terjangkau oleh daya beli konsumen. Kelancaran arus barang dan jasa serta meluasnya pasar untuk produk dalam negri akan memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seiring dengan lajunya pertumbuhan ekonomi daerah, sarana perdagangan yang tumbuh di wilayah Kabupaten Semarang selain pasar tradisional dan swalayan, dikembangkan juga pasar kulakan sayur / terminal kulakan sayur di desa Jimbaran Kecamatan Bawen dan Jetis Kecamatan Ambarawa. Terminal kulakan sayur ini diadakan untuk menampung hasil produksi sayur mayur yang melimpah di Kabupaten Semarang. Adanya pasar kulakan sayuran ini pedagang-pedagang besar bertransaksi langsung dengan petani dengan harga murah. Potensi sayuran di Kabupaten Semarang disamping untuk memenuhi kebutuhan pulau jawa juga di luar pulau jawa. Keberadaan Eksportir produsen sebanyak 56 perusahaan dengan komoditas unggulan tekstil, mebel, kayu olahan, sepatu, karung plastik, pakaian jadi, sarung tangan kulit, mempunyai kontribusi Neraca Pembayaran Luar Negri pertumbuhan ekonomi yang cukup besar (Produk Nasional Bruto). Nilai ekspor tahun 2002 di Kabupaten Semarang adalah US$ 520.300.224 dengan negara tujuan Amerika, Eropa, Jepang, Korea dll.
PRASARANA PEMASARAN HASIL INDUSTRI, PERTANIAN, PETERNAKAN DAN PERIKANAN
Hasil Produksi Kabupaten Semarang 1. Pertanian dan Perkebunan
2. Perikanan dan Peternakan
3. Industri
Prasarana pendukung pemasaran hasil produksi : 1. Pasar :
2. Terminal bus sebanyak 3 buah3. Hotel sebanyak 141 buah 4. Grosir sebanyak 9 buah
3. Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum sebanyak 12 buah |

























