Jumat, 10 September 2010

WAKIL BUPATI

 
Hj. SITI AMBAR FATHONAH

FASILITAS WEB

Download

LINK CEPAT

 

  

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini166
mod_vvisit_counterKemarin371
mod_vvisit_counterMinggu Ini2031
mod_vvisit_counterBulan ini4328
mod_vvisit_counterTotal Kunjungan278483
http://www.semarangkab.go.id
Bidang Investasi PDF Cetak E-mail

Kabupaten Semarang memiliki peluang investasi yang cukup menjanjikan dengan berbagai fasilitas sarana dan prasarana yang memadai.

 

Mengapa pilih Kabupaten Semarang ?

  • Tempat Strategis, terletak di jalur utama Semarang - Solo - Jogja.
  • Akses jalan ke pelabuhan dan bandar udara Semarang yang mudah dan dekat.
  • Kondisi sosial politik yang aman dan kondusif.
  • Pelayanan perijinan yang mudah dan cepat.
  • Ketersediaan tenaga kerja yang cukup banyak dengan jumlah penduduk usia produktif yg besar.
  • Ketersediaan infrastruktur fisik serta potensi sumber daya alam dan lahan yang cukup luas.

PELUANG PROYEK INVESTASI

 

1.  Kawasan Industri Bawen

Terletak disepanjang jalan jalur utama regional Semarang Solo / Yogyakarta, telah disediakan lahan seluas + 200 Ha. 

 

2.  Depo Peti Kemas dibawah pengawasan Pabean (DP3)

Lokasi alternatif disisi jalan Tol Semarang, Bawen dan disekitar Kawasan Industri Bawen.

 

3.  Jalan Tol Semarang Bawen Ambarawa

Merupakan bagian dari rencana pengembangan Jalan Tol Semarang Solo dan Jogja. Sebagai upaya untuk mengatasi kemacetan di Kota Ungaran, Karangjati dan Ambarawa.

 

4.  Taman Safari

Merupakan bagian dari pengembangan obyek wisata di Jawa Tengah sebagai kelanjutan Taman Safari di Cisarua Jawa Barat dan Prigen Jawa Timur. Tersedia lahan yang cukup luas dan memenuhi syarat, antara lain di Tlogo - Tuntang, Bantir - Sumowono dan Kopeng - Getasan.

 

5.  Agrowisata Gedongsongo

Lokasi berada di sekitar Kawasan Candi Gedongsongo. Lahan tersedia cukup luas dan obyek yang dapat dikembangkan adalah taman bunga, taman buah, tanaman hias, kolam pancing, home stay, arena bermain anak-anak.

 

6.  Pusat Perkulakan (Grosir) Ambarawa

Merupakan upaya penyediaan fasilitas umum dalam rangka pengembangan kota Ambarawa sebagai pusat perdagangan bagi daerah sekitarnya seperti Bawen, Banyubiru, Jambu, Bandungan dan Sumowono.

 

7.  Pengembangan Pasar Daerah

Merupakan upaya peningkatan fasilitas dari pasar yang sudah ada seperti Pasar Bandarjo, Pasar Kembangsari, Pasar Suruh dan Pasar Sumowono.

 

8.  Pengembangan Pasar Hewan Ambarawa

Pasar Hewan Ambarawa dengan luas 11.712 m2 menampung pedagang 83 orang, kios 8 unit dan los 11 unit. Investasi yang diharapkan adalah pengembangan menjadi pasar hewan modern dengan berbagai fasilitasnya.

 

9.  Pengolahan Daging

Pengolahan daging sapi di wilayah kecamatan Tengaran. Bahan baku cukup tersedia di pasar lokal kabupaten Semarang maupun Boyolali. Industri pengolahan yang diharapkan antara lain baso sapi, sosis, abon, paru dan hasil olahan daging lainnya.

 

10. Usaha Bunga Potong (Krisan)

Usaha tanaman hias dan bunga potong cukup berkembang di Kawasan Wisata Bandungan, Ambarawa. Saat ini masih terdapat keterbatasan modal dan peralatan.

 

11. Pengembangan Sapi potong dan Sapi perah

Merupakan tempat potensial bagi usaha pengembangan budidaya sapi potong dan sapi perah secara agribisnis, terutama di daerah Tengaran, Getasan, Pabelan dan Tuntang.

 

12. Pengolahan Susu Sapi Perah

Merupakan upaya untuk menampung produksi susu lokal yang cukup besar (30.000 liter/hari) menjadi bahan olahan seperti susu milk, cream, atau pasteurisasi. Daerah yang potensial adalah Getasan dan Tengaran.

 

13. Pengembangan tanaman lada dan kemukus

Usaha tanaman perdagangan seperti lada dan kemukus sudah cukup berkembang di wilayah Kabupaten Semarang. Kondisi fisik yang berbukit dengan iklim sejuk dan berkarakter tanah kering sangat sesuai bagi penanaman lada dan kemukus. kedua jenis komoditas ini sangat tinggi nilai ekonominya dan merupakan komoditas ekspor yang menjanjikan.

 

14. Budidaya Ulat Sutera

Budidaya ulat sutera merupakan salah satu kegiatan investasi di sektor pertanian yang sangat prospektif. Kondisi fisik wilayah kabupaten Semarang sangat sesuai habitat ulat sutera yang dikembangkan untuk diambil serat kepompongnya. Secara ekonomis komoditas ulat sutera sangat menjanjikan dan merupakan komoditas ekspor.

 

15. Pengembangan Tanaman Obat

Kondisi tanah dan iklim wilayah Kabupaten Semarang sangat sesuai untuk budidaya tanaman obat. Prospek pemasaran juga cukup cerah mengingat Kota Semarang dan sekitarnya sebagai sentra industri jamu yang sudah dikenal di mancanegara memerlukan suplay bahan baku yang cukup mutu, jumlah dan kontinyu.

 

www.semarangkab.go.id © 2006-2008 PDE Kabupaten Semarang

Update berita oleh PDE & Humas Kabupaten Semarang