| SMPN 1 UNGARAN JADI SBI 2012 |
|
|
|
| Selasa, 02 Pebruari 2010 - 16:19:02 WIB | |
|
HUMAS-UNGARAN : Pengelola SMPN 1 Ungaran menjalin kerja sama sister school dengan SMP Markez Iglogertin Okuluu Istanbul Turki. Kerja sama itu selain meningkatkan mutu pendidikan juga untuk mengejar target menjadi Sekolah Berstandar Internasional (SBI) pada tahun 2012 mendatang. “Kerja sama dengan sekolah sederajad di luar negeri menjadi salah satu syarat penetapan SBI disamping nilai akreditasi, nilai UN dan mutu manajemen sekolah,” kata Kepala SMPN 1 Ungaran Agus Wisnugroho MM saat menerima kunjungan kerja Kepala Dinas Pendidikan Istanbul Turki Gusamettin Erdogen di meeting room SMPN 1 Ungaran, Selasa (2/2) siang. Hadir pada kesempatan itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Semarang Suwarno, Ketua Komite SMPN 1 Ungaran Drs HS Haris Mohsanty BBA dan pejabat serta undangan lainnya. Saat sambutan, Gusamettin mengatakan kerja sama sister school merupakan langkah penting menjalin persahabatan antar kedua negara. Kerja sama itu nantinya akan ditingkatkan tidak hanya antar guru namun juga antar siswa. “Jalinan persahabatan lewat pendidikan ini penting. Kami berharap kerja sama ini ditingkatkan dengan kunjungan antar siswa,” katanya. Saat ini, lanjutnya, telah dijalin kerja sama sister school dengan 41 sekolah di Jawa Barat. Sedangkan di Jawa Tengah, SMPN 1 Ungaran menjadi salah satu peserta yang bekerja sama dengan SMP Markez Iglogertin Okuluu Istanbul Turki sejak Desember 2008 lalu. Agus menambahkan, saat ini pihak pengelola SMPN 1 Ungaran sedang menyiapkan pencapaian sertifikat ISO 9001-2008. Sertifikasi itu menyangkut pengakuan mutu pelayanan pendidikan di SMPN 1 Ungaran. “Kita berharap bulan April ini sertifikat itu dapat diraih,” katanya lagi. Menyinggung tentang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada 29 Maret-1 April mendatang, SMPN 1 Ungaran merencanakan try out UN sebanyak empat kali. Disamping itu juga akan dilaksanakan pelatihan Achievment Motivation Training (AMT) dan kegiatan spiritual untuk agar siswa siap menghadapi UN. Hal itu sebagai langkah sukses mencapai target rata-rata nilai kelulusan tahun ini sebesar 8,44. (*/junaedi) |
























